Senin, 01 Agustus 2022

Francesco 'Pecco' Bagnaia Mabuk hingga Kecelakaan, Legenda MotoGP: Idiot!

Francesco 'Pecco' Bagnaia Mabuk hingga Kecelakaan, Legenda MotoGP: Idiot!

Francesco 'Pecco' Bagnaia Mabuk hingga Kecelakaan, Legenda MotoGP: Idiot!


Insiden kecelakaan kendaraan beroda empat yang dialami riders Ducati, Francesco Bagnaia mendapatkan reaksi keras dari legenda MotoGP, Keith Huewen.


Pria Inggris berusia 62 tahun hal yang demikian bahkan mendamprat Francesco Bagnaia dan menyebut Pecco idiot.


Dikenal Francesco Bagnaia memang baru saja mengalami kecelakaan kendaraan beroda empat di Ibiza, Spanyol. Usai jadi persoalan, kecelakaan yang dialami Pecco diakibatkan lantaran dia mengonsumsi alkohol berlebihan.


Akhirnya menabrakkan mobilnya ke parit, polisi setempat melaksanakan percobaan breathalyser terhadap pembalap pabrikan Ducati hal yang demikian. 


Dia, terdapat 0,78mg/l alkohol dalam darah Bagnaia. Jumlah itu tiga kali dari tingkat alkohol sah Spanyol, adalah 0,25mg/l.

Francesco Bagnaia

Bagnaia tak terluka dalam kecelakaan itu dan tak ada kendaraan atau orang lain yang terlibat. Akan melainkan, dia dianggap teledor lantaran berkendara sambil mabuk.


Bagnaia bahkan mengeluarkan pernyataan dan minta maaf atas kesalahannya. Saya mengaku tindakannya adalah hal yang tidak pantas.


“Aku minta maaf atas apa yang terjadi; Saya praktis bukan peminum, dan itu adalah kecerobohan serius yang semestinya tidak terjadi.


“Saya minta maaf terhadap semua orang, dan aku dapat meyakinkan Anda bahwa saya telah mempelajari pembelajaran saya. Jangan pernah berada di belakang kemudi setelah minum alkohol. Terima Kasih."


Kejadian yang dialami Pecco, mendapatkan respon miring dari Keith Huewen. Saya malahan menyebut menyebut Pecco idiot.


Damprat Pecco

Keith Huewen

Keith Huewen menyebut perbuatan Pecco tidak pantas ditiru. Kendati Pecco mabuk untuk merayakan kemenangannya tetapi hal hal yang demikian, kata Huewen tak dapat dikoreksi.


“Sedangkan satu kata yang benar-benar terlintas dalam pikiran: idiot! Dan ia akan merasa seperti orang bodoh," damprat Huewen menginformasikannya dari Crash Net.


“Mengemudi dalam kondisi mabuk tak bagus. Faktanya, dari semua hal yang tampaknya benar secara politis di dunia modern ini - dan banyak di antaranya yang tak saya sukai - inilah yang menurut aku pas untuk menjadi kejam.


“Itu hanya bodoh, sungguh. Itu sepatutnya tidak terjadi, tetapi saya juga tak percaya bahwa itu akan pernah terjadi lagi.


"Secara profesional, ia patut tak dihukum. Secara pribadi, dia semestinya dihukum - dan dia akan dihukum."


Sebagaimana dikenal, MotoGP 2022 memang sedang menjalani libur paruh musim. Dia ini membikin para pembalap menjalani wisata termasuk Francesco Bagnaia yang menentukan pergi ke Spanyol.


Nahasnya, lantaran mabuk-mabukan ketika menyetir Bagnaia seharusnya mengalami kecelakaan hingga bikin heboh MotoGP.


Isu berkelakuan kurang baik di luar sirkuit, tapi Francesco Bagnaia sedang dalam kinerja mengesankan di dunia Moto GP.


Pembalap yang dikenal sebagai murid Valentino Rossi itu sekarang tengah menduduki peringkat lima pada papan klasemen MotoGP musim 2022.


Sejauh ini Francesco Bagnaia sudah mengkoleksi 106 poin. Sesudah terpaut 66 angka dari rivalnya, Fabio Quartararo yang saat ini menjadi pemuncak klasemen sementara.


Bahkan MotoGP: Tapi Tampil Buruk, Dovizioso Meskipun Kritik Fabio Quartararo

Pembalap dari regu Yamaha WithU RNF, Andrea Dovizioso mengalami daya kerja yang buruk pada gelanggang MotoGP musim 2022.  dirinya pun memberi kritikan kepada Fabio Quartararo.


Andrea Dovizioso berada jauh dari kemungkinan untuk memperebutkan gelar pemenang dunia pada MotoGP musim ini.


Bagaimana tak, untuk ketika ini Andrea Dovizioso tenggelam di bawah klasemen sementara arena MotoGP 2022, ialah di peringkat 22 dengan hanya mengumpulkan 10 poin saja.


Pria yang kerab disapa ‘Dovi’ itu pernah menjadi Runner-up MotoGP tiga kali, tetapi rasanya mustahil bagi dirinya untuk dapat bersaing di papan atas klasemen dengan sisa balapan yang ada.


Di tengah buruknya kinerja yang dia miliki, Dovizioso bahkan melayangkan kritikan ke Fabio Quartararo yang tak lain pembalap dari Yamaha YZR-M1.


Sumber : https://www.indosport.com/otomotif/20220712/francesco-pecco-bagnaia-mabuk-hingga-kecelakaan-legenda-motogp-idiot/berita-motogp-setelah-tampil-buruk-dovizioso-malah-kritik-fabio-quartararo

Kamis, 28 Juli 2022

9 Sirkuit Formula E 2022 Terpanjang di Dunia, Salah Satunya Sirkuit Formula E Jakarta

 9 Sirkuit Formula E 2022 Terpanjang di Dunia, Salah Satunya Sirkuit Formula E Jakarta

 9 Sirkuit Formula E 2022 Terpanjang di Dunia, Salah Satunya Sirkuit Formula E Jakarta


Sebagaimana dikenal, Formula E baru saja menggelar balapan di Indonesia pada 4 Juni silam.

Perlu diketahui, Formula E pertama kali digelar pada 2014. Olahraga ini mempunyai pesan untuk menjaga kesehatan lingkungan hidup.

Pada musim ini, terdapat 9 sirkuit yang mempunyai panjang fantastis. Seketika, mana saja sirkuit Formula E 2022 terpanjang di dunia? Untuk mengetahuinya, simak ulasan berikut ini.


9. Sirkuit Berlin



Sirkuit Berlin atau Sirkuit Jalan Raya Bandar Udara Tempelhof termasuk salah satu sirkuit Formula E terpanjang, Sirkuit ini memiliki panjang sekitar 2,355 km.


8. Sirkuit New York



Sirkuit New York atau Sirkuit Jalan Raya Brooklyn yaitu sirkuit Formula E dengan panjang lintasan sekitar 2,373 km. Sirkuit ini mempunyai 14 tikungan dengan sebuah jembatan yang via sirkuit ini dan juga dua tribune di Allianz Village.


7. Sirkuit London



Sirkuit London atau Royal Victoria Dock/ExCeL termasuk sirkuit Formula E terpanjang. Sirkuit ini mempunyai panjang sekitar 2,4 km. sirkuit ini mempunyai 23 tikungan dan menjadi sirkuit indoor atau outdoor Formula E pertama.


6. Sirkuit Jakarta



Sirkuit Jakarta atau Jakarta Internatioal E-Prix Circuit (JIEC) yang terletak di Ancol, Jakarta juga termasuk dalam daftar ini. Sirkuit ini memiliki panjang sekitar 2,4 km dan mempunyai 18 tikungan. Uniknya, desain sirkuit ini menyerupai kuda lumping.


5. Sirkuit Diriyah



Sirkuit Jalan Raya Riyadh terletak di Arab Saudi dan diterapkan untuk ePrix Diriyah Formula E 2022. Sirkuit ini juga termasuk sirkuit terpanjang sebab punya panjang seikira 2,495 km.


4. Sirkuit Mexico City



Sirkuit Mexico City atau dikenal dengan Autodromo Hermanos Rodriguez termasuk salah satu sirkuit terpanjang di Formula E 2022. Sirkuit yang berada di Mexico City, Meksiko ini mempunyai panjang 2,61 km.


3. Sirkuit E-Prix Seoul



Sirkuit E-Prix Seoul ada di posisi ketiga dengan panjang 2,8 km. Sama halnya dengan JIEC, sirkuit ini baru pertama kali diterapkan untuk balapan Formula E pada musim ini.


2. Sirkuit Monaco



Sirkuit Monaco atau Circuit de Monaco ada di posisi kedua. Sirkuit ini memiliki panjang 3,33 km. Perlu diketahui, sirkuit ini juga digunakan untuk balapan F1.


1. Sirkuit E-Prix Roma



Sirkuit E-Prix Roma atau Circuito cittadino Dell\'Eur yaitu sirkuit Formula E terpanjang pada musim 2022. Sirkuit yang ada di Roma, Italia ini via Colosseum dengan lintasan sepanjang 3,39 km.


sumber:https://sports.okezone.com/read/2022/06/14/37/2611233/9-sirkuit-formula-e-2022-terpanjang-di-dunia-salah-satunya-sirkuit-formula-e-jakarta?page=2

Meski Baru Sekali Balap, Michael van der Mark Bisa Perpanjangan Kontrak dari BMW!

 Meski Baru Sekali Balap, Michael van der Mark Bisa Perpanjangan Kontrak dari BMW!

 Meski Baru Sekali Balap, Michael van der Mark Bisa Perpanjangan Kontrak dari BMW!


Kejuaraan Dunia Superbike musim ini menjadi hal yang sulit bagi Michael van der Mark. Pembalap Belanda itu baru sekali tampil dari lima balapan yang sudah dikenalkan di WorldSBK.


Penampilan itu dikala partai sangkar di sirkuit Assen. Pembalap BMW hal yang demikian sukses meraup 11 nilai dan saat ini menempati urutan ke-19 klasemen sementara. Cidera menjadi penghalang Michael untuk tampil secara penuh.



Meski demikian itu, mantan pembalap Pata Yamaha ini tetap mendapat kepercayaan dari pabrikan asal Jerman. Kongkritnya, ia baru saja mendapat perpanjangan kontrak untuk musim depan (2023).


“Aku sungguh-sungguh bergembira di keluarga BMW Motorrad Motorsport dan bahagia dengan perpanjangan kolaborasi kami. Sayangnya, bagi aku pribadi, musim dikala ini belum berjalan seperti yang aku bayangkan. Sekarang penting untuk pulih sepenuhnya,” kata Michael.


“Aku berharap menerima kembali BMW M 1000 RR saya secepat mungkin. Saya merindukan segalanya, tim, motor, balap. Aku menantikan untuk kembali beraksi dan menjalankan komponen aku. Saya yakin kita mempunyai masa depan yang berhasil bersama.”


sumber:https://balapmotor.net/balap-dunia/meski-baru-sekali-balap-michael-van-der-mark-dapat-perpanjangan-kontrak-dari-bmw

Ducati Pasang Strategi Mulai Silverstone Karena Punya 8 Rider Dan Paling Kali Menang

 Ducati Pasang Strategi Mulai Silverstone Karena Punya 8 Rider Dan Paling Kali Menang

 Ducati Pasang Strategi Mulai Silverstone Karena Punya 8 Rider Dan Paling Kali Menang


Ducati siap pasang strategi perang dalam pentas balap MotoGP 2022 yang akan menjelang paruh kedua. Maksudnya mulai seri ke-12 di Silverstone Inggris (7 Agustus) hingga babak final Valencia Spnayol pada awal November.


Pada sisi lain, mereka punya 8 pembalap yang secara akal makin memberikan potensi. Ini yang seharusnya dimanfaatkan dengan sebuah taktik. Tak jalan sendiri-sendiri.


“Kami tak boleh besar kepala untuk berdaya upaya bahwa seluruh pembalap yang bersama Ducati hari ini dapat tinggal bersama kami selamanya, kami memiliki 8 motor hari ini tapi 8 pembalap yang kami miliki ketika ini belum tentu bisa bersama kami di masa depan, “terang Paolo Ciabatti selaku Direktur Olahraga Ducati.



Ducati merasa paling oke sebab sempurna telah meraih 3 kali podium pemenang, belum lagi 8 kali pole position. Ini gambaran kompetitifnya perfoma GP22 maupun GP21.


Tapi memang Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) yang selama ini diandalkan berada di posisi ke-4, berjarak 66 nilai dari Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha). Justru Johann Zarco (Pramac Racing) yang lebih baik di urutan ke-3 dengan gap 58 nilai.


“Sebagai pabrikan, jelas kami cuma dapat puas, karena dari 11 balapan kami memenangkan 6 seri, kami membuat 8 pole position, selalu ada Ducati di podium. Ini yakni hasil yang bagus sebagai sebuah merek dan kami memimpin kejuaraan konstruktor, ”terang Paolo Ciabatti yang diinfokan dari PaddockGP.


“Pada sisi lain, tentu saja kami ingin sedikit konsistensi dengan pembalap kami, jadi dikala ini kami tak bisa puas dengan itu, itu sudah pasti. Kami menonjolkan bahwa kami dapat kompetitif di seluruh jalur, malah pada sirkuit dimana kami umumnya mempunyai permasalahan, “tambah Paolo Ciabatti.


sumber:https://beritabalap.com/ducati-pasang-strategi-mulai-silverstone-karena-punya-8-rider-dan-paling-sering-menang/

Rabu, 27 Juli 2022

Ini Alasan Kenapa Beberapa Besar Pembalap F1 Tolak Minum Air ketika Balapan

Ini Alasan Kenapa Beberapa Besar Pembalap F1 Tolak Minum Air ketika Balapan

 Ini Alasan Kenapa Beberapa Besar Pembalap F1 Tolak Minum Air ketika Balapan


Sebagian pembalap Formula 1 (F1) memilih untuk tidak meminum air selama balapan berlangsung. Apa ya alasannya?


Bukan rahasia lagi bahwa para pembalap F1 sudah cukup keren. Tapi di Grand Prix Prancis yang panas, terungkap bahwa beberapa besar dari mereka telah membawa tingkatan keren itu ke tingkat yang berbeda.


Di F1 GP Prancis, temperatur panas bisa menempuh hingga 30 derajat celcius dan suhu di atas jalur sendiri dapat mencapai 60 derajat celcius hampir sepanjang akhir minggu.


Total 53 lap di Paul Ricard tidak mungkin menyenangkan bagi para pembalap, terlebih sebab sebagian besar malah tidak minum.

F1 GP Prancis

Tapi ini bukan karena perintah atau larangan dari FIA. Ternyata, beberapa besar tim sudah mempertimbangkan untuk menghapus metode air minum pembalap mereka.


Walaupun, ketika memacu mobil para pembalap dapat kehilangan berat badan hingga tiga kilogram. Jurnalis SkySports F1, Ted Kravitz, menyatakan alasan di balik penghapusan cara ini saat mewawancarai Lewis Hamilton.


Ternyata, beberapa besar pabrik belum melengkapi mobil mereka dengan botol minuman karena masih kelebihan bobot.


Sebagai komponen dari peraturan baru, mobil-mobil F1 tahun ini sedikit lebih gemuk dengan berat minimum 798 kilogram. Hitungan ini sudah termasuk kendaraan beroda empat, pengemudi, dan ban mobil.


Alasan Pembalap F1 Tolak Minum Air Dikala Balapan

Ketika musim pertama kali dimulai pada bulan Maret, delapan dari sepuluh regu dilaporkan kelebihan muatan.


Akan namun secara bertahap, satu per satu dari mereka telah melangsingkan tubuh kendaraan beroda empat mereka selama musim berlangsung.


Tetapi, sampai mereka dapat menyingkirkan sebagian komponen yang lebih besar, mereka tak akan memasukkan 500 gram atau satu kilogram cairan ekstra ke dalam kendaraan beroda empat, seperti yang dibuktikan oleh Kravitz.


Kini kalian mungkin bertanya-tanya atau merasa kasihan, tapi keadaan ini bukan semacam kondisi penyanderaan di mana para pembalap dipaksa untuk mengemudi tanpa minum sama sekali, ya.


Usut punya usut, kebanyakan pembalap memang tak suka minum ketika mengemudi.


Lewis Hamilton, umpamanya. Pembalap Mercedes ini mengucapkan bahwa padahal botol minumnya tidak berfungsi selama balapan di hari Minggu kemarin, ia sebetulnya tidak pernah benar-benar minum dikala balapan.

Lewis Hamilton

Malah, GP Prancis sesungguhnya menjadi daerah pertama kali di mana pembalap Inggris itu mencoba minum seteguk sepanjang tahun.


Lando Norris yaitu pembalap lain yang cenderung menghindari minum ketika balapan, melainkan bukan sebab alasan yang sepertinya kalian harapkan.


"Saya tak dapat minum terlalu banyak cairan saat mengemudi," kata pembalap McLaren ini. "Saya hanya akan memuntahkannya kembali.”


Ya, setidaknya mereka menerima sebotol air yang menyegarkan setelah balapan.


Sumber : https://sport.tempo.co/read/1546519/mayweather-ingin-naik-ring-tinju-20-februari-2022-tapi-belum-ada-lawan